Soal Kenaikan PT, Sekjen PBB: Partai di Senayan Jangan Jumawa, Parpol Besar Belum Tentu Lolos
Abadikini.com, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) geregetan dengan tingkah partai besar di Senayan yang ambisius menaikkan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) menjadi tujuh persen. Menurutnya, mereka merampas suara rakyat.
Hal itu diungkapkan Sekjen PBB Afriansyah Noor (Ferry) seperti diberitakan Koran Rakyat Merdeka pada hari Sabtu, (6/6/2020).
Ferry mengingatkan, partai di senayan jangan jumawa, parpol besar belum tentu lolos.
“Partai besar juga jangan besar kepala. Semoga pemilu nanti adil. Roda itu berputar, bisa saja partai pemenang kalah dan sebaliknya,” ujar Ferry.
Pernyataan ini merespon ambisi partai di Senayan yang menginginkan ambang batas parlemen naik dari empat menjadi tujuh persen.
Tercatat, Golkar dan Nasdem konsisten dengan angka tujuh persen. Sebelumnya, PDIP lebih dahulu mengusulkan agar naik menjadi lima persen.
Asumsi Ferry, partai pemenang di Senayan saat ini ingin mematikan hak demokrasi. Memaksakan kehendak, tanpa melihat hak asasi manusia pada pemilih yang menyalurkan suaranya kepada partai politik yang tidak tembus ambang batas. Misalnya, PBB yang gagal tembus empat persen pada 2019.
Komentar
Posting Komentar